6 Manfaat Pajak Beserta Fungsi dan Penggunaan Pajak Negara (Lengkap)

6 Manfaat Pajak serta Fungsi Pajak dan Penggunaan Pajak untuk Negara, Wajb Tahu!

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 6 Manfaat Pajak serta Fungsi Pajak dan Penggunaan Pajak untuk Negara, Wajb Tahu!

Pembangunan Nasional adalah pembangunan yang terus-terusan dilakukan serta saling berhubungan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, baik itu secara materiil ataupun secara spiritual. Untuk melaksanakan pembangunan ini pemerintah memerlupan dana dari dalam negeri berupa pajak.

Pajak merupakan kontribusi wajib dari rakyat untuk negara yang terutang, baik itu sebagai sebuah badan usaha ataupun secara pribadi yang bersifat memaksa dan berdasarkan undang-undang yang ada, dengan tidak mendapatkan imbalan langsung dan digunakan untuk keperluan negra dan kemakmuran rakyat.

Melakukan pembayaran pajak dengan taat merupakan sebuah perwujudan kewajiban serta peran serta dari masyarakat yang wajib membayar pajak untuk secara langsung ikut bersama-sama membiayai negara dalam melaksanakan pembangunan nasional.

 

Manfaat Pajak Beserta Fungsi dan Penggunaan Pajak

Sesuai dengan falsafah undang-undang perpajakan yang ada, membayar pajak bukan cuma sebuah kewajiban, namu merupakan sebuah hak bagi setiap warga negara untuk ikut berpatisipasi dalam pembiayaan serta pembangunan nasional negara.

 

Pajak Merupakan Sumber Utama Penerimaan Negara

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 1

Sama seperti perekonomian yang ada pada keluarga atau rumah tangga, perekonomian negara juga mengetaui sumber penerima dan pos pengeluaran. Pajak di Indonesia merupakan sumber penerimaan utama negara yang menyumbang sekitar 70% dari semua penerimaan negara. Jadi tanpa adanya pajak, sebagian besar kegiatan di Indonesia akan sulit dilaksanakan.

Pajak ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti pembelanjaan pegawai sampai dengan pembiayaan proyek-proyek pembangunan. Pembangunan sarana umum seperti sekolah, jembatan, rumah sakit, jalan, kantor polisi dan sebagainya menggunakan uang pajak. Selain itu pembangunan infrastruktur, biaya kesehatan, biaya sekolah, subsidi bahan bakar minyak, gaji pegawai, dan pembangunan berbagai fasilitas umum juga menggunakan uang pajak.

Semkin banyak orang yang membayar pajak, maka semakin banyak pula fasilitas dan infrastrukur yang dibangun. Oleh karena itu, pajak merupakan ujuk tombak pembangunan sebuah negara. Jadi sebagai warga negara wajib pajak, kita harus membayar pajak untuk membantu pengembangan negara kita sendiri.

 

Wajib pajak Diberikan Kewenangan untuk Menghitung , Melaporkan, dan Membayar Pajak Mereka Sendiri

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 2

Sistem perpajakan yang ada di Indonesiao menganut Self Assessment, yaitu wajib pajak diberikan kewenangan untuk menghitung sendiri pajak mereka, melaporkan sendiri serta membayar sendiri pajak terutang yang harus dibayarkan. Asas pemungutan pajak yang ada di Indonesia sudah berdasarkan keadailan dengan menganut Asas Equality, dimana pemungutan pajak dilakukan negara sesuai dengan kemampuan serta penghasilan dari wajib pajak, jadi negara tidak melakukan diskriminatif terhadap wajib pajak.

Supaya maysarakat sadar akan pentingnya pajak, baik itu dalam segi manfaat mapun pemungutannya, perlu diadakan edukasi tentang pentingnya pajak serta dilakukan sosialisasi terus menerus, baik itu lewat media elektronik ataupun media cetak. Media cetak dapat berupa pamflet atau spanduk yang diletakan di pinggir jalan dan tempat-tempat strategis yang banyak dikunjungi orang. Sedang media elektronik dapat lewat televisi, radio dan internet.

Masyarakat harus tahu bahwa pajak yang dibayarkan akan langsung masuk ke kas negara dan akan digunakan negara untuk kepentingan masyarakat, pembangunan, dan biaya penyelenggaraan negara. Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan kewenangan untuk mengawasi pajak mereka yang sudah dibayarkan, apakah meamang dipergunakan untuk keperluan umum atau tidak. Jika terdapat penyalahgunaan maka harus segera dilaporkan ke pihak berwenang.

 

Manfaat, Fungsi, dan Penggunaan Pajak

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 3

Banyak sekali masyaraka yang belum taat dalam membayar pajak dikarenakan mereka belum tahu manfaat dari sebuah pajak. Untuk itulah berikut ini akan kami sebutkan beberapa manfaat serta fungsi dari sebuah pajak bagi masyarakat dan negara.

  1. Membiayai pengeluaran negara yang bersifat self liquiditing, misalnya pengerluaran untuk proyek produktif barang ekspor.
  2. Membiayai pengeluaran reproduktif, misalnya pengeluaraan yang memberi keuntungan ekonomis masyarakat seperti pengerluaraan untuk pertanian dan pengairan.
  3. Membiayai pengeluaran yang tidak bersifat reproduktif dan tidak self liquiditing, misalnya pengeluaraan untuk mendirikan monumen dan objek rekreasi.
  4. Membiayai pengeluaran yang tidak produktif, misalnya untuk perang atau pertahanan negara dan untuk meghemat di masa yang akan data yaitu untuk kebutuhan anak yatim piatu.

 

Masyarakat yang membayar pajak dengan taat maka akan mendapat banyak sekali manfaat, diantaranya adalah berikut ini.

  1. Fasilitas umum serta infrastruktur seperti jembatan, jalan, rumah sakit, jembatan, sekolah dan sebagainya.
  2. Petahanan serta keamanan seperti senjata, bangunan, perumahan sampai dengan gaji-gajinnya.
  3. Kelestarian lingkungan hidup dan budaya.
  4. Subsidi makanan dan bahan bakar minyak.
  5. Pengembangan alat transportasi masa,
  6. Dana untuk melaksanakn pemilu, dan sebagainya.

 

Pajak yang sudah disetorkan oleh masyarakat akan dipakai untuk kemkamuran masyarakat, diantaranyaa adalah untuk memberi subsidi barang yang diperlukan masyarakat dan untuk membayar utang-urang negara. Pajak juga digunakan untuk menunjang usaha mikro, kecil, dan menengah supaya dapat terus berkembang.

Pajak memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah negara, beberapa fungsi pajak diantarnaya adalah:

  • Fungsi anggaran (Budgetair), yaitu pajak untuk alat pemasukan dana secara optimal ke dalam kas negara berdasarkan dengan undang-undang perpajakan yang ada dan berlaku, jadi pajak berfungsi untuk membiayai seluruh pengeluaran yang berhubungan dengan proses pemerintahan. Pajaka digunakan untuk pembiayaan secara rutin, misalnya belanja barang, belanja pegawai, pemeliharaan, dan sebagainya. Tabungan pemerintah tersebut ditingkatkan terus-menerus dari tahun ke tahun sesuai dengan kebutuhan pembiayaan pembangunana yang semkin banyak.
  • Fungsi Mengatur (Regulerend), pajak disini digunakan pemerintah sebagai alat untuk menggapai tujuan tertentu dan sebagai pelengkap dari fungsi anggaran negara. Pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekenomi lewat kebijaksanaan pajak. Misalnya dalam rangka penanaman modal, baik itu dalam negeri ataupun luar negeri, diberikan berbagai fasilitas untuk keringanan pajak. Dalam rangka untuk melindungi produksi dalam negeri, pemerintah memberlakukan bea masuk yang tinggi untuk produk yang berasal dari luar negeri.
  • Fungsi Stabilitas, pajak disi membuat pemerintah mempunyai dana untuk melaksankan kebihakan yang berhubungan dengan stabilitas harga, dengan ini inflansi dapat pemerintah kendalikan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengatur peredaran mata uang yang ada di masyarakat, pemungutan pajak serta penggunaan pajak yang efektif dan efisien.
  • Fungsi Retribusi Pendapatan, pajak digunakan untuk membiayai semua kepentingan yang bersifat umum. Dalam hal ini pembangunan juga termasuk, dengan adanya pembangunan ini dapat membuka banyak lapangan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dari masyarakat.

 

Jenis Pajak yang Ada di Indonesia

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 4

Di Indonesia terdapat 2 macam pajak, yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Pajak pusat merupakan pajak yang secara langsung dikelola oleh pemerinta pusat yang ada di bawah Kementrian Keuangan. Sedangkan Pajak Daerah merupakan pajak yang dikelola oleh Pemerintah suatu Daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten atau Kota.

 

#1. Pajak Pusat

Ada beberapa pajak yang dikelola oleh Pemerintah Pusat (Direktorat Jendral Pajak), yaitu:

Pajak Penghasilan (PPh)

Pajak penghasilan ini diperlakukan pada orang pribadi atua suatu badan usaha atas penghasilaln yang mereka terima atau mereka peroleh dalam satu tahun. Pajak tersebut meliputi penghasilan, seperti keuntungan usaha, hadiah, gaji, dan sebagainya. menurut undang-undang, pajak penghasilan ada 3 kelompok subjek PPh, yaitu:

  • Orang pribadi dan warisa yang belum terbagi dalam 1 kesatuan.
  • Badang yang terdiri atas Perseroan Komanditer, Perseroan Terbatas, dan perseroan yang lain, BUMD, BUMN, dengan nama dan bentu apapun, Perkumpulan, persekutuan, Kongsi, Koperasi, Firma, Lembaga dan pensiun, Yayasan atau organisasi sejenis, dan Bentuk Badang Usaha yang lain.
  • Badan Usaha Tetap yang yang dikenakan orang pribadi, tidak bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia 183 hari dalam waktu 12 bulan. Atau badan usaha yang tidak didirikan, namun menjalankan usaha atau usaha di Indonesia.
  • Pajak Penjualan Bawang Mewah (PPnBM).
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
  • Bea Materai.

 

#2. Pajak Daerah

Berikut ini adalah jenis pajak yang dikelola oleh pemerintah daerah:

  • Bea Bali Nama Kendaraan Bermotor
  • Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor
  • Pajak Kendaraan Bermotor
  • Pajak air Permukaan
  • Pajak Rokok
  • Pajak Kabupaten ada banyak, diantaranya adalah: Pajak Restoran, Pajak Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Hotel, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Air Tanah, Bea Perolehan Hak atas Tanah atau Bangunan, Pajak Bumi dan Bangunanan Pedesaan dan Pekotaan.

 

Orang Bijak, Harus Bayar Pajak!

Sebagai orang Indonesia yang bijak, kita harus membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Banyak sekali manfaat yang dapat kita perolah dengan membayar pajak. Kalian perlu tahu bawah setiap ada proyek pembangunan yang dilakukan pemerintah selalu ada pemberitahuan bahwa proyek tersebut dibiayai dengan mengunakan uang pajak yang terkumpul dari rakyat. Oleh karena itu sebagai warga negara Indonesia yang baik kita harus bayat pajak dengan taat.

 

Demikianlah informasi yang bisa bropulsa sampaikan kepada kalian tentang manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa menambah wawasan kalian dan semoga kalian jadi tahu betapa pentingnya pajak untuk membangun negara Indonesia supaya perkembangannya semakin cepat. Jika kalian orang bijak, maka kalian harus bayar pajak, okee.

Share Yuk


Isi Pulsa, Token Listrik dan Voucher Game

Pengertian Kuota VideoMax, MaxStream Hooq Viu Telkomsel dan Cara Menggunakan Paket VideoMax, Mudah!

cara menggunakan kuota videomax hooq viu telkomsel Pengertian Kuota VideoMax, MaxStream Hooq Viu Telkomsel dan Cara Menggunakan Paket VideoMax, Mudah!

Pembangunan Nasional adalah pembangunan yang terus-terusan dilakukan serta saling berhubungan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, baik itu secara materiil ataupun secara spiritual. Untuk melaksanakan pembangunan ini pemerintah memerlupan dana dari dalam negeri berupa pajak.

Pajak merupakan kontribusi wajib dari rakyat untuk negara yang terutang, baik itu sebagai sebuah badan usaha ataupun secara pribadi yang bersifat memaksa dan berdasarkan undang-undang yang ada, dengan tidak mendapatkan imbalan langsung dan digunakan untuk keperluan negra dan kemakmuran rakyat.

Melakukan pembayaran pajak dengan taat merupakan sebuah perwujudan kewajiban serta peran serta dari masyarakat yang wajib membayar pajak untuk secara langsung ikut bersama-sama membiayai negara dalam melaksanakan pembangunan nasional.

 

Manfaat Pajak Beserta Fungsi dan Penggunaan Pajak

Sesuai dengan falsafah undang-undang perpajakan yang ada, membayar pajak bukan cuma sebuah kewajiban, namu merupakan sebuah hak bagi setiap warga negara untuk ikut berpatisipasi dalam pembiayaan serta pembangunan nasional negara.

 

Pajak Merupakan Sumber Utama Penerimaan Negara

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 1

Sama seperti perekonomian yang ada pada keluarga atau rumah tangga, perekonomian negara juga mengetaui sumber penerima dan pos pengeluaran. Pajak di Indonesia merupakan sumber penerimaan utama negara yang menyumbang sekitar 70% dari semua penerimaan negara. Jadi tanpa adanya pajak, sebagian besar kegiatan di Indonesia akan sulit dilaksanakan.

Pajak ini digunakan untuk berbagai keperluan seperti pembelanjaan pegawai sampai dengan pembiayaan proyek-proyek pembangunan. Pembangunan sarana umum seperti sekolah, jembatan, rumah sakit, jalan, kantor polisi dan sebagainya menggunakan uang pajak. Selain itu pembangunan infrastruktur, biaya kesehatan, biaya sekolah, subsidi bahan bakar minyak, gaji pegawai, dan pembangunan berbagai fasilitas umum juga menggunakan uang pajak.

Semkin banyak orang yang membayar pajak, maka semakin banyak pula fasilitas dan infrastrukur yang dibangun. Oleh karena itu, pajak merupakan ujuk tombak pembangunan sebuah negara. Jadi sebagai warga negara wajib pajak, kita harus membayar pajak untuk membantu pengembangan negara kita sendiri.

 

Wajib pajak Diberikan Kewenangan untuk Menghitung , Melaporkan, dan Membayar Pajak Mereka Sendiri

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 2

Sistem perpajakan yang ada di Indonesiao menganut Self Assessment, yaitu wajib pajak diberikan kewenangan untuk menghitung sendiri pajak mereka, melaporkan sendiri serta membayar sendiri pajak terutang yang harus dibayarkan. Asas pemungutan pajak yang ada di Indonesia sudah berdasarkan keadailan dengan menganut Asas Equality, dimana pemungutan pajak dilakukan negara sesuai dengan kemampuan serta penghasilan dari wajib pajak, jadi negara tidak melakukan diskriminatif terhadap wajib pajak.

Supaya maysarakat sadar akan pentingnya pajak, baik itu dalam segi manfaat mapun pemungutannya, perlu diadakan edukasi tentang pentingnya pajak serta dilakukan sosialisasi terus menerus, baik itu lewat media elektronik ataupun media cetak. Media cetak dapat berupa pamflet atau spanduk yang diletakan di pinggir jalan dan tempat-tempat strategis yang banyak dikunjungi orang. Sedang media elektronik dapat lewat televisi, radio dan internet.

Masyarakat harus tahu bahwa pajak yang dibayarkan akan langsung masuk ke kas negara dan akan digunakan negara untuk kepentingan masyarakat, pembangunan, dan biaya penyelenggaraan negara. Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan kewenangan untuk mengawasi pajak mereka yang sudah dibayarkan, apakah meamang dipergunakan untuk keperluan umum atau tidak. Jika terdapat penyalahgunaan maka harus segera dilaporkan ke pihak berwenang.

 

Manfaat, Fungsi, dan Penggunaan Pajak

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 3

Banyak sekali masyaraka yang belum taat dalam membayar pajak dikarenakan mereka belum tahu manfaat dari sebuah pajak. Untuk itulah berikut ini akan kami sebutkan beberapa manfaat serta fungsi dari sebuah pajak bagi masyarakat dan negara.

  1. Membiayai pengeluaran negara yang bersifat self liquiditing, misalnya pengerluaran untuk proyek produktif barang ekspor.
  2. Membiayai pengeluaran reproduktif, misalnya pengeluaraan yang memberi keuntungan ekonomis masyarakat seperti pengerluaraan untuk pertanian dan pengairan.
  3. Membiayai pengeluaran yang tidak bersifat reproduktif dan tidak self liquiditing, misalnya pengeluaraan untuk mendirikan monumen dan objek rekreasi.
  4. Membiayai pengeluaran yang tidak produktif, misalnya untuk perang atau pertahanan negara dan untuk meghemat di masa yang akan data yaitu untuk kebutuhan anak yatim piatu.

 

Masyarakat yang membayar pajak dengan taat maka akan mendapat banyak sekali manfaat, diantaranya adalah berikut ini.

  1. Fasilitas umum serta infrastruktur seperti jembatan, jalan, rumah sakit, jembatan, sekolah dan sebagainya.
  2. Petahanan serta keamanan seperti senjata, bangunan, perumahan sampai dengan gaji-gajinnya.
  3. Kelestarian lingkungan hidup dan budaya.
  4. Subsidi makanan dan bahan bakar minyak.
  5. Pengembangan alat transportasi masa,
  6. Dana untuk melaksanakn pemilu, dan sebagainya.

 

Pajak yang sudah disetorkan oleh masyarakat akan dipakai untuk kemkamuran masyarakat, diantaranyaa adalah untuk memberi subsidi barang yang diperlukan masyarakat dan untuk membayar utang-urang negara. Pajak juga digunakan untuk menunjang usaha mikro, kecil, dan menengah supaya dapat terus berkembang.

Pajak memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah negara, beberapa fungsi pajak diantarnaya adalah:

  • Fungsi anggaran (Budgetair), yaitu pajak untuk alat pemasukan dana secara optimal ke dalam kas negara berdasarkan dengan undang-undang perpajakan yang ada dan berlaku, jadi pajak berfungsi untuk membiayai seluruh pengeluaran yang berhubungan dengan proses pemerintahan. Pajaka digunakan untuk pembiayaan secara rutin, misalnya belanja barang, belanja pegawai, pemeliharaan, dan sebagainya. Tabungan pemerintah tersebut ditingkatkan terus-menerus dari tahun ke tahun sesuai dengan kebutuhan pembiayaan pembangunana yang semkin banyak.
  • Fungsi Mengatur (Regulerend), pajak disini digunakan pemerintah sebagai alat untuk menggapai tujuan tertentu dan sebagai pelengkap dari fungsi anggaran negara. Pemerintah bisa mengatur pertumbuhan ekenomi lewat kebijaksanaan pajak. Misalnya dalam rangka penanaman modal, baik itu dalam negeri ataupun luar negeri, diberikan berbagai fasilitas untuk keringanan pajak. Dalam rangka untuk melindungi produksi dalam negeri, pemerintah memberlakukan bea masuk yang tinggi untuk produk yang berasal dari luar negeri.
  • Fungsi Stabilitas, pajak disi membuat pemerintah mempunyai dana untuk melaksankan kebihakan yang berhubungan dengan stabilitas harga, dengan ini inflansi dapat pemerintah kendalikan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengatur peredaran mata uang yang ada di masyarakat, pemungutan pajak serta penggunaan pajak yang efektif dan efisien.
  • Fungsi Retribusi Pendapatan, pajak digunakan untuk membiayai semua kepentingan yang bersifat umum. Dalam hal ini pembangunan juga termasuk, dengan adanya pembangunan ini dapat membuka banyak lapangan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dari masyarakat.

 

Jenis Pajak yang Ada di Indonesia

manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak 4

Di Indonesia terdapat 2 macam pajak, yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Pajak pusat merupakan pajak yang secara langsung dikelola oleh pemerinta pusat yang ada di bawah Kementrian Keuangan. Sedangkan Pajak Daerah merupakan pajak yang dikelola oleh Pemerintah suatu Daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten atau Kota.

 

#1. Pajak Pusat

Ada beberapa pajak yang dikelola oleh Pemerintah Pusat (Direktorat Jendral Pajak), yaitu:

Pajak Penghasilan (PPh)

Pajak penghasilan ini diperlakukan pada orang pribadi atua suatu badan usaha atas penghasilaln yang mereka terima atau mereka peroleh dalam satu tahun. Pajak tersebut meliputi penghasilan, seperti keuntungan usaha, hadiah, gaji, dan sebagainya. menurut undang-undang, pajak penghasilan ada 3 kelompok subjek PPh, yaitu:

  • Orang pribadi dan warisa yang belum terbagi dalam 1 kesatuan.
  • Badang yang terdiri atas Perseroan Komanditer, Perseroan Terbatas, dan perseroan yang lain, BUMD, BUMN, dengan nama dan bentu apapun, Perkumpulan, persekutuan, Kongsi, Koperasi, Firma, Lembaga dan pensiun, Yayasan atau organisasi sejenis, dan Bentuk Badang Usaha yang lain.
  • Badan Usaha Tetap yang yang dikenakan orang pribadi, tidak bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia 183 hari dalam waktu 12 bulan. Atau badan usaha yang tidak didirikan, namun menjalankan usaha atau usaha di Indonesia.
  • Pajak Penjualan Bawang Mewah (PPnBM).
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
  • Bea Materai.

 

#2. Pajak Daerah

Berikut ini adalah jenis pajak yang dikelola oleh pemerintah daerah:

  • Bea Bali Nama Kendaraan Bermotor
  • Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor
  • Pajak Kendaraan Bermotor
  • Pajak air Permukaan
  • Pajak Rokok
  • Pajak Kabupaten ada banyak, diantaranya adalah: Pajak Restoran, Pajak Reklame, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Hotel, Pajak Penerangan Jalan, Pajak Parkir, Pajak Sarang Burung Walet, Pajak Air Tanah, Bea Perolehan Hak atas Tanah atau Bangunan, Pajak Bumi dan Bangunanan Pedesaan dan Pekotaan.

 

Orang Bijak, Harus Bayar Pajak!

Sebagai orang Indonesia yang bijak, kita harus membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Banyak sekali manfaat yang dapat kita perolah dengan membayar pajak. Kalian perlu tahu bawah setiap ada proyek pembangunan yang dilakukan pemerintah selalu ada pemberitahuan bahwa proyek tersebut dibiayai dengan mengunakan uang pajak yang terkumpul dari rakyat. Oleh karena itu sebagai warga negara Indonesia yang baik kita harus bayat pajak dengan taat.

 

Demikianlah informasi yang bisa bropulsa sampaikan kepada kalian tentang manfaat pajak beserta fungsi dan penggunaan pajak. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa menambah wawasan kalian dan semoga kalian jadi tahu betapa pentingnya pajak untuk membangun negara Indonesia supaya perkembangannya semakin cepat. Jika kalian orang bijak, maka kalian harus bayar pajak, okee.

Share Yuk


Isi Pulsa, Token Listrik dan Voucher Game