4 Cara Cek NPWP Aktif atau Tidak dengan Mudah dan Cepat

4 Cara Mengecek Apakah NPWP Masih Aktif atau Tidak, Mudah Kok!

cara cek apakah npwp aktif atau tidak 4 Cara Mengecek Apakah NPWP Masih Aktif atau Tidak, Mudah Kok!

Bagi kalian yang sudah bekerja tentu sudah tidak asing lagi dengan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Kartu NPWP ini sebenarnya berlaku untuk seumur hidup kalian, jadi kalian tidak perlu kartu ini akan kadaluwarsa. Kalian tetap bisa menggunakan kartu ini kapan pun kalian membutuhkannya. Namun pada kasus tertentu, NPWP yang kalin miliki bisa tidak aktif dan tidak bisa digunakan lagi. Jika hal ini terjadi tentu kalian tidak bisa menggunakan manfaat besar dari adanya NPWP kalian.

NPWP kalian yang tidak aktif terjadi karena dua hal, yaitu NPWS yang dinyatakan nonefektif (NE) dan NPWS kalian yang dihapuskan (DE). Nah bagi kalian yang khawati akan NPWP nya yang tidak lagi aktif,  kalian bisa menggunakan cara cek NPWP aktif atau tidak. Kali ini bropulsa akan memberikan informais bagaimana cara cek status NPWP, cara mengaktifkan kembali NPWP yang tidak aktif, dan menjelaskan kenapa NPWP kalian bisa tidak aktif.

NPWP akan menjadi tidak aktif ketika wajib pajak pengajukan permohonan kepada Direktorat Jendral Pajak (DPJ) untuk menonakifkan NPWP-nya, kemudian DPJ akan mengabulkan permohonan tersebut. Kemungkinan lain yang bisa membuat NPWP menjadi nonaktif adalah DJP menonakfikannya karena suatu NPWP dianggap memenuhi syarat untuk dinonakifkan.

 

Cara Cek NPWP Masih Aktif atau Tidak

Jika kalian lama tidak menggunakan NPWP kalian, dan kalian pensaran apakah NPWP kalian masih aktif atau tidak, maka kalian tidak perlu khawatir. Berikut ini akan bropulsa jelaskan cara cek npwp aktif atau tidak.

 

#1. Cek Secara Online

Kalian bisa membuat akun pada situs DPJ, [DISINI]. Kemudian setelah itu silahkan kalian masuk / login ke menggunakan akun tersebut untuk mengecek apakah kalian masih dapat mengakses akun NPWP kalian. atau kalian bisa langsung mengunjungi situs [DISINI] dan memasukkan nomor NPWP kalian disana. Jika nama kalian muncul langsung setelah kalian memasukkan nomor NPWP, maka NPWP kalian masih aktif dan terdaftar kedalam sistem DJP.

Cara ini bisa kalian lakukan dengan mudah dan cepat karena dilakukan secara online. Kalian hanya memerlukan koneksi internet untuk mengakses situs tersebut dan dalam hitungan detika kalian bisa mengetahui status NPWP kalian.

 

#2. Datang Langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Jika kalian memiliki waktu luang, maka kalian bisa langung mengunjungi kantor KPP, di sana kalian bisa menanyakan apakah NPWP kalian masih aktif atau sudah tidak aktif. Keuntungan yang kalian peroleh dengan menggunakan cara ini adalah kalian akan dilayani oleh oarng benar-benar tahu tentang pajak. Mereka merupakan pegawai negri yang sudah terlatih untuk melakukan pekerjaan mereka.Bukan cuma tahu Cuma aktif atau tidak saja, kalian juga bisa meminta penjelasan tentang NPWP kalian.

 

#3. Bertanya Lewat Email Kantor Pajak

Pilihan lain yang bisa kalian gunakan untuk mengecek apakah NPWP kalian masih aktif atau sudah nonaktif adalah dengan mengirimkan email ke [email protected] yang merupakan email dari kantor pajak. Kekurangan cara ini adalah jawaban dari pertanyaan kalian tidak akan bisa langsung kalian dapatkan. Hal ini terutama ketika banyak orang yang juga melakukan pengaduan ke alamat email kantor pajak tersebut, jadi jika menggunakan cara ini kalian harus sabar.

 

#4. Menelpon Kring Pajak

Jika kalilan tidak ingin menunggu lama sampai kalian mendapat balasan email yang kalian kirimkan maka kalian bisa menelepon ke Kring Pajak di nomor 1500200. Dan jangan lupa untuk memasukan kode telepon area kalain sebelum menekan angka tersebut. Mirip seperti datang langsung ke kantor pajak, lewat Kring Pajak ini kalian juga dapat bertanya langsung ke petugas yang memang sudah terlatih dalam bidang nya.

Nah itulah beberapa cara mengecek apakah npwp aktif atau tidak yang bisa kalian lakukan. Jika kalian sudah lama tidak menggunakan NPWP kalian, maka kalian bisa menggunaka cara di atas sebelum menggunakannya kembali.

 

Cara Mengaktifkan Kembali NPWP yang Nonaktif

cara cek apakah npwp aktif atau tidak 1

NPWP yang nonakif bisa kalian aktifkan kembali dengan mudah. Kalian hanya perlu mengisi formulir untuk permohonan aktivasi NPWP kemudian menyerahkan formulier tersebut ke KPP terdekat. Formulir ini bisa kalian dapatkan di KPP atau kalian bisa mendownloadnya sendiri di Internet. Aktivasi NPWP ini hanya bisa untuk NPWP yang nonefektif (NE).

Jadi untuk NPWP yang nonakif aktibat telah dihapus atau DE dari sistem pajak, kalian tidak bisa mengaktifkannya kembali. Jika kalian pernah mengajukan penghapusan NPWP dan sekarang kalian memerlukan NPWP lagi maka kalian harus membuat NPWP yang baru.

Supaya tidak repot seperti, jika kalian sedang tidak memerlukan NPWP alangkah baiknya untuk tidak langsung menghapusnya. Lebih baik untuk mengajukan permohonan nonefektif supaya NPWP kalian yang di nonaktifkan sementara dapat kembali kalian aktivasi. Berikut ini adalah beberapa situasi yang bisa menyebabkan NPWP kalian di nonaktifkan.

 

#1. Kalian Pidnah ke Luar Negri

Ketika kalian memutuskan untuk pindah ke luar ngeri, maka NPWP kalian bisa dinonaktifkan. Untuk bisa menonaktifkan NPWP menggunakan alasan ini, kalian harus tinggal di luar negri terlebih dahulu setidaknya selama 183 haru dalam satu tahun.

Setelah NPWP nonaktif, kalian tidak perlu untuk dimintai pajak seperti sebelumnya. Selain berguna untuk para wajib pajak, menonaktifkan NPWP juga akan membantu pemerintah tepatnya DJP untuk menghemat sumber daya yang dipakai untuk melakukan pengawasan rutin. NPWP yang secara resmi sudah tidak aktif tidak termasuk dalam daftar NPWP yang harus diawasi secara rutin oleh DJP.

 

#2. Kalian Tidak Lagi Menjalankan Usaha atau Pekerjaan Bebas Kalian

Bagi kalian yang tidak lagi menjalankan usaha dan pekerjaan bebas, maka NPWP kalian dapat dinonaktifkan. Supaya proses penonaktifkan NPWP ini bisa menjadi lebih cepat, kalian bisa mengajukan sendiri permohonan untuk menonaktifkan NPWP. Setelah diprosesm kalian tidak akan dikenai kewajiban untuk membayar pajak seperti sebelumnya. Kalian tidak perlu menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) seperti tahun sebelumnya.

 

#3. Penghasilan Kalian di Bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Jika tadinya kalian berpenghasilan di atas PTKP, namun setelah itu kalian berhenti bekerja, maka kartu NPWP kalian bisa dinonaktifkan. Tujuannya disini supaya DJP dapat mengetahui status kalian yang berubah dari wajib pajak menjadi seorang bukan wajib pajak.

Jika biasanya kalian akan dikenakan denda apabila tidak menyampaikan SPT, maka ketika NPWP kalian tidak lagi aktif, maka kalian tidak akan lagi dikenakan denda. Kalian akan terbebas dari kewajiban untuk membayar pajak pada Pemerintah.

 

Sudah Mengusulkan Penghapusan NPWP, Namun Belum Ada Keputusan dari DJP

Jika kalian tidak mempunyai rencana untuk kembali bekerja di masa mendatang dan tidak lagi membutuhkan NPWP, maka kalian bisa membuat permohonan penghapusan NPWP. Namun, proses pengajuan ini memerlukan waktu yang lama. Terutama jika DJP perlu mengecek apakah kalian benar-benar bukan lagi seorang yang wajib pajak.

Selama menunggu keputusan untuk penghapusan, NPWP kalian akan dinonaktifkan sementara. Kalian tidak akan bisa menggunakannya lagi, sampai tiba dimana NPWP kalian dihapus secara permanan jika permohonan kalian dikablulkan oleh DJP.

Jika kalian menghadapti situasi atau keadaan di atas, maka kemungkinan besar NPWP kalian bisa terus digunakan. Jika kalian ragu atau menghadapi salah satu keadaan di atas, kalian harus cek npwp kalian aktif atau tidak supaya kalian bisa samkin yakin.

 

Demikianlah informasi dan sedikit tutorial yang bisa bropulsa sampaikan kepada kalian tentang cara mengetahui npwp aktif atau tidak. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kalian mengenai NPWP. Jadi kalian bisa mengecek apakah npwp kalian aktif atau tidak menggunakan cara di atas tadi, selain itu kalian juga dapat mengaktifkan kembali npwp kalian yang dinonaktifkan menggunakan cara yang sudah saya jelaskan di atas

Share Yuk


Isi Pulsa, Token Listrik dan Voucher Game

4 Cara Cek Nomor Smartfren Termudah dengan dan Tanpa Aplikasi (Lengkap)

4 cara cek nomor smartfren termudah dan lengkap 4 Cara Cek Nomor Smartfren Termudah dengan dan Tanpa Aplikasi (Lengkap)

Bagi kalian yang sudah bekerja tentu sudah tidak asing lagi dengan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Kartu NPWP ini sebenarnya berlaku untuk seumur hidup kalian, jadi kalian tidak perlu kartu ini akan kadaluwarsa. Kalian tetap bisa menggunakan kartu ini kapan pun kalian membutuhkannya. Namun pada kasus tertentu, NPWP yang kalin miliki bisa tidak aktif dan tidak bisa digunakan lagi. Jika hal ini terjadi tentu kalian tidak bisa menggunakan manfaat besar dari adanya NPWP kalian.

NPWP kalian yang tidak aktif terjadi karena dua hal, yaitu NPWS yang dinyatakan nonefektif (NE) dan NPWS kalian yang dihapuskan (DE). Nah bagi kalian yang khawati akan NPWP nya yang tidak lagi aktif,  kalian bisa menggunakan cara cek NPWP aktif atau tidak. Kali ini bropulsa akan memberikan informais bagaimana cara cek status NPWP, cara mengaktifkan kembali NPWP yang tidak aktif, dan menjelaskan kenapa NPWP kalian bisa tidak aktif.

NPWP akan menjadi tidak aktif ketika wajib pajak pengajukan permohonan kepada Direktorat Jendral Pajak (DPJ) untuk menonakifkan NPWP-nya, kemudian DPJ akan mengabulkan permohonan tersebut. Kemungkinan lain yang bisa membuat NPWP menjadi nonaktif adalah DJP menonakfikannya karena suatu NPWP dianggap memenuhi syarat untuk dinonakifkan.

 

Cara Cek NPWP Masih Aktif atau Tidak

Jika kalian lama tidak menggunakan NPWP kalian, dan kalian pensaran apakah NPWP kalian masih aktif atau tidak, maka kalian tidak perlu khawatir. Berikut ini akan bropulsa jelaskan cara cek npwp aktif atau tidak.

 

#1. Cek Secara Online

Kalian bisa membuat akun pada situs DPJ, [DISINI]. Kemudian setelah itu silahkan kalian masuk / login ke menggunakan akun tersebut untuk mengecek apakah kalian masih dapat mengakses akun NPWP kalian. atau kalian bisa langsung mengunjungi situs [DISINI] dan memasukkan nomor NPWP kalian disana. Jika nama kalian muncul langsung setelah kalian memasukkan nomor NPWP, maka NPWP kalian masih aktif dan terdaftar kedalam sistem DJP.

Cara ini bisa kalian lakukan dengan mudah dan cepat karena dilakukan secara online. Kalian hanya memerlukan koneksi internet untuk mengakses situs tersebut dan dalam hitungan detika kalian bisa mengetahui status NPWP kalian.

 

#2. Datang Langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Jika kalian memiliki waktu luang, maka kalian bisa langung mengunjungi kantor KPP, di sana kalian bisa menanyakan apakah NPWP kalian masih aktif atau sudah tidak aktif. Keuntungan yang kalian peroleh dengan menggunakan cara ini adalah kalian akan dilayani oleh oarng benar-benar tahu tentang pajak. Mereka merupakan pegawai negri yang sudah terlatih untuk melakukan pekerjaan mereka.Bukan cuma tahu Cuma aktif atau tidak saja, kalian juga bisa meminta penjelasan tentang NPWP kalian.

 

#3. Bertanya Lewat Email Kantor Pajak

Pilihan lain yang bisa kalian gunakan untuk mengecek apakah NPWP kalian masih aktif atau sudah nonaktif adalah dengan mengirimkan email ke [email protected] yang merupakan email dari kantor pajak. Kekurangan cara ini adalah jawaban dari pertanyaan kalian tidak akan bisa langsung kalian dapatkan. Hal ini terutama ketika banyak orang yang juga melakukan pengaduan ke alamat email kantor pajak tersebut, jadi jika menggunakan cara ini kalian harus sabar.

 

#4. Menelpon Kring Pajak

Jika kalilan tidak ingin menunggu lama sampai kalian mendapat balasan email yang kalian kirimkan maka kalian bisa menelepon ke Kring Pajak di nomor 1500200. Dan jangan lupa untuk memasukan kode telepon area kalain sebelum menekan angka tersebut. Mirip seperti datang langsung ke kantor pajak, lewat Kring Pajak ini kalian juga dapat bertanya langsung ke petugas yang memang sudah terlatih dalam bidang nya.

Nah itulah beberapa cara mengecek apakah npwp aktif atau tidak yang bisa kalian lakukan. Jika kalian sudah lama tidak menggunakan NPWP kalian, maka kalian bisa menggunaka cara di atas sebelum menggunakannya kembali.

 

Cara Mengaktifkan Kembali NPWP yang Nonaktif

cara cek apakah npwp aktif atau tidak 1

NPWP yang nonakif bisa kalian aktifkan kembali dengan mudah. Kalian hanya perlu mengisi formulir untuk permohonan aktivasi NPWP kemudian menyerahkan formulier tersebut ke KPP terdekat. Formulir ini bisa kalian dapatkan di KPP atau kalian bisa mendownloadnya sendiri di Internet. Aktivasi NPWP ini hanya bisa untuk NPWP yang nonefektif (NE).

Jadi untuk NPWP yang nonakif aktibat telah dihapus atau DE dari sistem pajak, kalian tidak bisa mengaktifkannya kembali. Jika kalian pernah mengajukan penghapusan NPWP dan sekarang kalian memerlukan NPWP lagi maka kalian harus membuat NPWP yang baru.

Supaya tidak repot seperti, jika kalian sedang tidak memerlukan NPWP alangkah baiknya untuk tidak langsung menghapusnya. Lebih baik untuk mengajukan permohonan nonefektif supaya NPWP kalian yang di nonaktifkan sementara dapat kembali kalian aktivasi. Berikut ini adalah beberapa situasi yang bisa menyebabkan NPWP kalian di nonaktifkan.

 

#1. Kalian Pidnah ke Luar Negri

Ketika kalian memutuskan untuk pindah ke luar ngeri, maka NPWP kalian bisa dinonaktifkan. Untuk bisa menonaktifkan NPWP menggunakan alasan ini, kalian harus tinggal di luar negri terlebih dahulu setidaknya selama 183 haru dalam satu tahun.

Setelah NPWP nonaktif, kalian tidak perlu untuk dimintai pajak seperti sebelumnya. Selain berguna untuk para wajib pajak, menonaktifkan NPWP juga akan membantu pemerintah tepatnya DJP untuk menghemat sumber daya yang dipakai untuk melakukan pengawasan rutin. NPWP yang secara resmi sudah tidak aktif tidak termasuk dalam daftar NPWP yang harus diawasi secara rutin oleh DJP.

 

#2. Kalian Tidak Lagi Menjalankan Usaha atau Pekerjaan Bebas Kalian

Bagi kalian yang tidak lagi menjalankan usaha dan pekerjaan bebas, maka NPWP kalian dapat dinonaktifkan. Supaya proses penonaktifkan NPWP ini bisa menjadi lebih cepat, kalian bisa mengajukan sendiri permohonan untuk menonaktifkan NPWP. Setelah diprosesm kalian tidak akan dikenai kewajiban untuk membayar pajak seperti sebelumnya. Kalian tidak perlu menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) seperti tahun sebelumnya.

 

#3. Penghasilan Kalian di Bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)

Jika tadinya kalian berpenghasilan di atas PTKP, namun setelah itu kalian berhenti bekerja, maka kartu NPWP kalian bisa dinonaktifkan. Tujuannya disini supaya DJP dapat mengetahui status kalian yang berubah dari wajib pajak menjadi seorang bukan wajib pajak.

Jika biasanya kalian akan dikenakan denda apabila tidak menyampaikan SPT, maka ketika NPWP kalian tidak lagi aktif, maka kalian tidak akan lagi dikenakan denda. Kalian akan terbebas dari kewajiban untuk membayar pajak pada Pemerintah.

 

Sudah Mengusulkan Penghapusan NPWP, Namun Belum Ada Keputusan dari DJP

Jika kalian tidak mempunyai rencana untuk kembali bekerja di masa mendatang dan tidak lagi membutuhkan NPWP, maka kalian bisa membuat permohonan penghapusan NPWP. Namun, proses pengajuan ini memerlukan waktu yang lama. Terutama jika DJP perlu mengecek apakah kalian benar-benar bukan lagi seorang yang wajib pajak.

Selama menunggu keputusan untuk penghapusan, NPWP kalian akan dinonaktifkan sementara. Kalian tidak akan bisa menggunakannya lagi, sampai tiba dimana NPWP kalian dihapus secara permanan jika permohonan kalian dikablulkan oleh DJP.

Jika kalian menghadapti situasi atau keadaan di atas, maka kemungkinan besar NPWP kalian bisa terus digunakan. Jika kalian ragu atau menghadapi salah satu keadaan di atas, kalian harus cek npwp kalian aktif atau tidak supaya kalian bisa samkin yakin.

 

Demikianlah informasi dan sedikit tutorial yang bisa bropulsa sampaikan kepada kalian tentang cara mengetahui npwp aktif atau tidak. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kalian mengenai NPWP. Jadi kalian bisa mengecek apakah npwp kalian aktif atau tidak menggunakan cara di atas tadi, selain itu kalian juga dapat mengaktifkan kembali npwp kalian yang dinonaktifkan menggunakan cara yang sudah saya jelaskan di atas

Share Yuk


Isi Pulsa, Token Listrik dan Voucher Game